Sop Senerek, Kuliner Khas Magelang

Kalau pembeliannya banyak, misalnya 300 tusuk, harus dipesan terlebih dahulu. Tempat menjual sate pisang ini namanya Warung Ronde Miroso. Sebab wedang ronde juga menjadi andalan di warung itu. Minuman dengan jahe dan sereh ini menjadi langganan Akademi Militer. Secara kontur wilayah yang berbukit-bukit, sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani.
Rasanya yang manis gurih dengan saus yang selalu basah jadi ciri khas yang membedakannya dari sate pisang lain. Miroso juga melakukan inovasi untuk wedang ronde ini. Selain kelezatan dan rasanya yang paten, kesabaran pemilik warung inilah yang membuat warung bisa bertahan hingga lebih dari setengah abad. Meskipun ada yang mencoba membuat warung sate pisang dan juga wedang ronde, Miroso tetap menjadi favorit pelanggan.
Berlokasi di wilayah Jakarta Utara, tauto dari rumah makan Tauto Pekalongan Kedung Rasa siap memanjakan lidahmu. Tongseng kambing merupakan salah satu kuliner berbahan dasar kambing khas Solo.
Beberapa besar sawahnya mendapat irigasi yang terus menerus seturut tahun karena wilayah Grabag juga merupakan hulu periode Elo yang melintas dalam sisi timur kota Magelang. Di wilayah Grabag itu pula terdapat sebuah tambak besar bernama Tuk Raka yang merupakan penyuplai terpenting air di PDAM Metropolis Magelang. Di dekat tambak ini juga terdapat Batu bersurat Tuk Mas yang diperkirakan merupakan peninggalan kerajaan Mataram Kuno. Menu makanan & minuman yang disajikan pula banyak variasnya.
Selain tongseng, kamu dapat menikmati pula empuknya daging kambing dalam bentuk satai. Selain wedang ronde panas, belakangan Miroso juga menyediakan es wedang ronde. Minuman dingin ini disajikan bukan dengan air jahe, melainkan air jeruk. Dengan begitu anak-anak yang bukan suka pedasnya jahe tetap bisa mereguk wedang ronde.
Sop Senerek, Kuliner Khas Magelang Sop Senerek, Kuliner Khas Magelang Reviewed by Toekang Jajan on Desember 24, 2020 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.