Grabag, Magelang

Wisata kuliner Magelang satu itu cocok dijadikan untuk memprakarsai pagimu sebagai sarapan supaya stamina terisi sebelum tur. Ketupat disajikan dengan tau goreng yang dipotong merah jambu, sayuran kubis, taoge, seledri, bawang goreng lalu disiram bumbu kacang. Warung Bakmi Goreng Pak Kadis terletak di Desa Menayu Kecamatan Muntilan. Terus terang hamba agak kesulitan untuk mendeskripsikannya karena lokasinya berada dalam dalam dusun, masuk pematang kecil dan melewati lorong pula. Ia dibantu seorang perempuan yang menyiapkan sate pisang maupun racikan wedang rondenya. Sate pisang berupa pisang kepok merah rebus yang dipotong-potong dan ditusuk lidi layaknya sate lalu diberi saus santan kental. Pelanggannya yang telah merantau bahkan melanglang buana pun setiap mudik selalu mampir ke warung yang terletak di seberang SMAN 3 Magelang tersebut. Tidak hanya itu, pengunjung bisa mencium aroma jahe yang direbus bersama sereh. Interaksi dengan pemilik warung pun menjadi lebih intens, penuh kehangatan dan akrab. Konsep dapur warung ini juga menarik, yakni dapur terbuka. Sate pisang disajikan pada piring besar yang bermutu lima tusuk atau pada piring kecil yang bermutu tiga tusuk. Kecamatan Grabag juga memiliki Goa Maria Grabag yang sekaligus jadi sebagai tempat ibadah Kapel St. Yusuf, di kaki gunung Paroki St. Maria Fatima Magelang. Grabag) adalah khilaf satu kecamatan di area timur Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Kecamatan Grabag berbatasan langsung dengan kecamatan Secang dan kecamatan Pringsurat, kecamatan Tegalrejo, kecamatan Ngablak serta Kabupaten Semarang. Tapi kalau bertanya orang Muntilan kemana haluan menuju desa Menayu, Insyaallah tahu kok. Paling senang start dari Radio RSPD Kab Magelang di Muntilan ke arah selatan. Warung Pak Parto di tinggi kios terminal lama lembah Bukit Tidar, sedangkan warung senerek Bu Atmo dalam daerah Jendralan sebelah Karesidenan Kedu. "Sehingga kami kelar untuk melayani mereka. Secara catatan tetap disiplin aturan kesehatan dan mendapat pengabsahan orang tua, " terangnya. Wisata kuliner Magelang selanjutnya adalah Sup Senerek. Sup senerek dengan paling terkenal adalah sup senerek Bu Atmo. Pesanan pembeli dikerjakan di sisi kanan warung, yang menjadi dapur terbuka. Pengunjung pun bisa melihat langsung proses penyajian. "Kalau datang ke Akmil, pasti dia minta sate mauz, " kata nenek nun kini lebih banyak hidup di meja kasir ini mengenang. Menurut cerita Ny Suwondo, di tahun-tahun asal berjualan, Presiden Indonesia mula-mula Soekarno kerap meminta dipesankan sate pisang tiap kesempatan datang ke Magelang. Cewek 67 tahun ini ialah 'penerus' pengelola Warung Ronde Miroso. "Jadi siswa datang di sekolah untuk konsultasi pun harus atas izin orang tua masing-masing, " tegas Adung. Sepiring kenikmatan dari mi jawa rebus yang hangatnya bisa bikin kamu terlena. Mi jawa rebus tentunya berbeda dengan mi berkuah lainnya. Selain menggunakan mi kuning, rasa kaldunya begitu menonjol. Namun tentunya rasa yang lebih autentik ada di daerah asalnya.
Grabag, Magelang Grabag, Magelang Reviewed by Toekang Jajan on Oktober 09, 2020 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.